Pusat Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional

Awali menghafal Quran Sebulan di Pusat Karantina Tahfizh Al-Qur'an Nasional
kemudian muraja’ah sambil aktivitas sehari-hari tanpa dibatasi profesi dan usia Anda hari ini.

Inikah masalah

yang Anda alami?

cranium
  • Ingin hafal Al-Qur'an namun tidak punya banyak waktu luang untuk fokus
    bertahun-tahun belajar pada program tahfizh biasa?
  • Ingin hafal Al-Qur'an namun merasa putus asa terkendala kesibukan sekolah, kuliah, bekerja, bisnis atau pun telah berumah tangga?
  • Ingin hafal Al-Qur'an namun karena berbagai hal akhirnya belum terwujud?
    Bahkan seiring perjalanan hidup, motivasi itu terkubur seiring waktu?
  • Ingin segera mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur'an namun belum tahu harus kemana, bagaimana caranya, dimanakah tempat yang tepat?

Jika Anda menjawab “YA”, maka saya ucapkan SELAMAT! Saya memiliki kabar gembira untuk Anda. Kabar baiknya, siapa pun termasuk diri Anda dengan izin Allah kini berkesempatan untuk mampu menghafalkan Al-Qur’an 30 Juz. Melalui sistem Karantina Tahfizh Al-Qur’an. Kami berharap dapat membantu dan memberikan solusi bagi Anda untuk menghafal Qur’an dengan sistem percepatan. Meskipun saat ini Anda memiliki berbagai kesibukan baik sekolah, kuliah, bekerja, bisnis atau pun telah berumah tangga.

Yadi Iryadi Karantina Tahfizh Al Quran Nasional

Bismillah.
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Perkenalkan, saya  Yadi Iryadi, S.Pd., CH, C.Ht, CI, C.NLP, LP.NLP
Pembina Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional & Pendiri Metode Yadain Litahfizhil Qur’an.

Alhamdulillah, saya seorang pembelajar Al-Qur’an dan Praktisi Neuro Linguistic Programming (NLP) . Dengan ilmu ini, Insyaa Allah kita dapat memodel sempurna setiap orang untuk diduplikasikan pada orang lain dengan cara yang disederhanakan, murah, mudah, cepat dan menyenangkan. Dalam hal ini  NLP diaplikasikan untuk memodel para penghafal Al-Qur’an agar siapa pun berkesempatan menghafal Al-Qur’an, termasuk Anda juga yang sedang mencari yang ingin segera memulai prosesnya.

Apakah Anda

pernah berusaha menghafal Qur'an

namun mengalami permasalahan ini?​

  • Susah fokus / konsentrasi
  • Susah menghafal
  • Menghafal tak hafal-hafal
  • Butuh waktu yang lama
  • Tidak kuat / tidak betah berlama-lama menghafal Quran

Jika Anda menjawab “YA”. Maka sekali lagi saya ucapkan selamat. Dengan mengucap syukur Alhamdulillah, sangat tepat Anda membaca halaman ini. Karena InsyaaAllah kami akan membantu Anda mengatasi permasalahan-permasalahan menghafal Quran tersebut.  Mari awali niat kita belajar ikhlas lillahi ta’ala.

Inikah SOLUSI

yang Anda inginkan?

  • Ingin menghafal Qur'an dengan sistem akselerasi sehingga waktu lebih singkat.
  • Ingin menghafal lebih fokus dan intens, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
  • Ingin menghafal dengan metode yang lebih efektif dan efisien seperti memotret 1 kata 1 kedipan mata, 1 baris dihafalkan dalam 1 menit.
  • Mengalami kondisi saat menghafal baik cepat hafal maupun lambat hafal namun semua terasa nikmat dan menyenangkan.
  • Menghafal sekaligus tadabbur dengan melibatkan seluruh panca indra (VAKOG / Visual, Auditori, Kinstetik, Olfaktori, Gustatori) sehingga tercapai pemahaman yang lebih baik melalui metode Yadain Litahfizhil Qur'an.
  • Ingin berlama-lama menghafal Qur'an dan tak ingin membiarkan waktu cepat berlalu karena merasakan kebahagiaan dan nikmatnya menghafal.

InsyaaAllah, semua hal ini adalah sebagian dari banyak hal yang bisa Anda dapatkan dengan mengikuti Karantina Tahfizh Al-Qur’an, mengapllasikan metode serta sistem yang ada di Pusat Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional.

5 Alasan

Mengapa Menghafal Al-Quran di YKTN

Untuk lebih meyakinkan Anda, setidaknya inilah 5  alasan mengapa menghafal Al-Quran di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional (YKTN) sebagaimana yang disampaikan oleh DR. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA, Al-Hafizh (Penashat Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional, Ulama Rujukan Nasional dan Internasional di bidang Qira’ah & Tafsir, Pakar Ilmu Al-Qur’an & Menguasai Qiroah ‘Asyrah, Ketua Tim Revisi Terjemahan dan Tafsir Al-Quran Departemen Agama Republik Indonesia, Rektor IIQ Jakarta 2010-2014)

  • Penyelenggaraan yang rutin berkelanjutan menjadikan YKTN semakin bertambahnya peminatnya, terlihat diantaranya YKTN telah mewisuda lebih dari 9000 alumni penghafal Al-Qur’an dalam waktu 5 tahun (sejak 2014). Peserta berasal dari 35 provinsi di Indonesia bahkan dari luar negeri seperti Malaysia, Thailand, Australia, Jepang, Jerman, Kanada, Timur Tengah dan Amerika.
  • Mendapatkan pengakuan dari lembaga lain di tingkat nasional. Diantaranya pengahargaan DaQu (Daarul Qur’an) Award th. 2017 oleh Ust. Yusuf Mansur melalui Mudir Karantina Tahfizh Al-Qur'an Nasional Ust. Ma’mun Al-Qurthuby, S.Pd.I, Al-Hafizh, kategori Tokoh Inovatif di Bidang Tahfizh Al-Qur’an yang mengubah Mindset masyarakat bahwa menghafal Al-Qur'an susah jadi mudah tanpa dibatasi usia dan profesi.
  • Mampu menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga yang kemudian menjadi Mitra penyelenggaraan sistem Karantina Tahfizh Al Qur’an tersebar di seluruh Indonesia dan Malaysia. Hingga saat ini YKTN sebagai Pusat Karantina Tahfizh telah memiliki Mitra sebanyak 81 Mitra/cabang. Dan yang terbaru, di bulan April 2018 ini mendapat undangan dari Kementerian Pendidikan Malaysia (KPM) untuk menjalin kerjasama kaitannya penerapan sistem Karantina Tahfizh pada pendidikan formal Malaysia.
  • Alhamdulillah, sudah banyak alumni yang mampu menyeselesaikan 30 Juz dalam waktu relatif singkat (sebulan) dan setiap bulan selalu bertambah.
  • Penggunaan standarisasi metode Tahfizh yang bisa dilakukan oleh seluruh orang dengan berbagai tipe modalitas belajar yang berbeda. Baik secara visual, auditory, kinesthetic, olfactory maupun gustatory sehingga menjadi memory yang tersimpan permanen dalam pikiran bawah sadar dan dapat dimuraja’ah kembali dalam waktu 5-25 menit per halaman Insyaa Allah pasca mengikuti salah satu Program Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional.
10 1

Alumni dari Berbagai Provinsi & Luar Negeri

Testimoni & Video Dokumentasi

Alhamdulillah sejak tahun 2014 Pusat Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional telah mewisuda 9856 peserta (September, 2019) dengan tingkat kepuasan tinggi. Hal ini terbukti dari rata-rata peserta karantina tahfizh masuk atas saran dari alumni-alumninya, yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia bahkan luar negeri seperti Malaysia, Thailand, Australia, Jepang, Jerman, Kanada dan Amerika. Semoga menjadi amal jariyah. Aamiin.

Testimoni Karantina Tahfizh 1
Testimoni Karantina Tahfizh 2
Testimoni Karantina Tahfizh 3

Liputan TV1 Malaysia - Program Karantina Tahfizh Resmi dibuka di Malaysia

Narasumber Mudir Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional : Ust. Ma’mun Al-Qurthuby, S.Pd.I, Al-Hafizh 

11 Manfaat

yang bisa Anda dapatkan

jika Mengikuti Karantina Tahfizh InsyaaAllah

  • Sejenak melepaskan diri dari rutinitas duniawi, dan tenggelam dalam kenikmatan jiwa dekat dengan Allah melalui kalam-Nya.
  • Meraih pahala yang besar dan kedudukan mulia di sisi Allah buah interaksi menghafal Al-Qur'an.
  • Kesyukuran atas karunia dari Allah berupa hafalan Qur'an yang bertambah. Yaitu dengan menghafal Al-Qur'an secara intensif melalui sistem percepatan / quantum.
  • Tips menghafal Qur'an dengan cepat menggunakan bacaan hadr (bagi peserta dengan tahsin yang sudah baik) melalui pembekalan tahsin tilawah.
  • Kebahagiaan berinteraksi dan berlama-lama dengan Al-Qur'an. Yaitu menghafal Al-Qur'an dengan metode Yadain Litahfizlil Qur'an, metode menghafal dengan tadabbur (memahami / merenungi / menghayati) serta memotret satu kata satu kedipan mata - 1 baris 1 menit menggunakan Al-Qur'an khusus standar Karantina Menghafal Al-Qur'an Sebulan.
  • Pendampingan menghafal Qur'an secara intensif oleh muhaffizh/ah dalam ikhtiar menghafal Intensif selama 10 - 12 jam perhari dengan perbandingan 1 Ust/Ustdh ±10 peserta.
  • Merasakan atmosfer perjuangan menghafal Qur'an sehingga meningkatkan daya tahan (durasi) menghafal Al-Qur'an dan motivasi berlomba-lomba dalam kebaikan. Yaitu saat melihat samping kanan dan kiri semua peserta bersungguh-sungguh menghafal Qur'an.
  • Konsultasi dengan ahlinya ketika mengalami kesulitan menghafal .
  • Menjalin silaturahmi (berukhuwah), menambah kenalan / relasi dengan peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia bahkan luar negeri. Karantina Tahfizh seperti miniatur Indonesia dimana peserta berasal dari asal daerah, latar belakang, lintas usia, suku, budaya serta profesi yang berbeda-beda.
  • Mendapatkan tips murojaah dan menguatkan hafalan Al-Qur'an pasca Karantina Tahfizh.
  • Melalui kebekahan Al-Qur’an, akan terbuka kemudahan dan kemuliaan hidup dengan izin Allah. Banyak penghafal Qur’an yang akhirnya diterima kuliah ke luar negeri, mendapatkan beasiswa, pekerjaan / bisnisnya dimudahkan, jodohnya didekatkan, dst.

7 Kerugian

yang setidaknya Anda alami

jika melewatkan kesempatan menghafal Qur’an (baik di Karantina Tahfizh maupun ditempat lain)

  • Tidak mendapatkan berbagai keutamaan, kemuliaan dan besarnya pahala yang seharusnya dapat Anda raih melalui kegiatan menghafal Al-Qur'an.
  • Melewatkan kesempatan berharga yang belum tentu Anda dapatkan di lain waktu. Cukup sudah membiarkan waktu terus berlalu, saat inilah waktu yang tepat untuk mewujudkan keinginan Anda menjadi penghafal Qur'an. Segera ambil keputusan, jangan sampai menyesal di kemudian hari karena tidak mengambil keputusan yang tepat.
  • Melewatkan pengalaman berharga kaitannya dalam interaksi intensif bersama Al-Qur'an 10-12 jam sehari dan teknik menghafal Qur'an dengan teknik akselerasi.
  • Kehilangan kesempatan berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui Al-Qur’an dan sejenak melepaskan diri dari segala aktifitas dunia, yaitu kesempatan untuk berlama-lama bersama Al-Qur’an, merasakan nikmatnya tadabbur, memahami, merenungi, menghayati Al-Qur’an menggunakan waktu Anda hanya fokus untuk Allah.
  • Melewatkan keberkahan Al-Qur’an. Jika hidup Anda ingin berubah, bosan dengan hidup yang begitu-begitu saja, Anda akan melewatkan kesempatan berubah bersama Al-Qur’an. Mengubah hidup dengan cara Quantum melalui keberkahan Al-Qur’an Al-Karim.
  • Di hari kiamat nanti, mungkin Anda akan menyesali dan menangisi diri saat melihat saudara, kerabat ataupun teman-teman yang Anda kenal menjadi penghafal Al-Qur’an naik menuju tingkatan-tingkatan surga yang tinggi sedangkan Anda tidak. Sebagaimana hadits dari Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dikatakan kepada orang yang membaca (menghafalkan) Al Qur’an nanti : ‘Bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di dunia mentartilnya. Karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca (hafal).” (HR. Abu Daud & Tirmidzi)
  • Jika Anda tidak menghafal Al-Qur'an maka Anda tidak mendapatkan keutamaan-keutamaan penghafal Qur’an sebagaimana banyak disebutkan dalam hadits seperti ; ahlullah (keluarga Allah) di muka bumi, sebaik-baik manusia, Allah hadiahkan mahkota dan jubah kemuliaan yang lebih indah dari dunia dan seisinya kepada kedua orangtuanya di akhirat, dll.

Bayangkan Anda menjadi peserta Karantina Tahfizh. Sambil Anda rasakan hawa sejuk khas alam pedesaan, kemudian Anda rasakan kebahagiaan yang begitu dalam karena saat ini Anda sejenak telah melepaskan diri dari hiruk pikuk dunia. Anda tenggelam dalam fokus yang seakan berada di tempat lain di dunia ini. Saat ini waktu Anda hanya untuk Allah semata. Anda semakin tenggelam dan menikmati proses menghafal ayat demi ayat dengan mentadabburinya (merenungi & menghayati) hingga tak peduli lagi seberapa cepat atau lambat hafalnya. Yang Anda rasakan adalah semakin tenggelam dalam suasana khusyu’ dekat dan semakin lekat bersama Al-Qur’an, suasana yang Anda inginkan tak cepat berlalu. Yang Anda dengarkan hanya lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Anda bahagia dengan kesungguhan tekad, ikhtiar dan do’a dalam tamasya Al-Qur’an ini hingga tak menyadari waktu Satu Bulan telah berlalu. Bayangkan Anda sujud syukur dan memeluk teman-teman seperjuangan dengan derai air mata kebahagiaan yang membuncah dan tak terbendung karena telah berhasil menyetorkan hafalan 30 juz dengan izin Allah.

Beberapa bulan setelahnya, bayangkan dengan karunia Allah Anda menjadi Imam shalat Tarawih di tengah-tengah masyarakat Anda karena memiliki banyak hafalan serta bacaan Al-Qur’an yang baik. Anda mendengar penuturan orangtua dan saudara-saudara Anda bahwa mereka bangga, senang dan bersyukur atas diri Anda. Meskipun tegas niat dalam hati Anda amal ini semata-mata hanyalah untuk ketaatan kepada Allah.

Baik, saya sangat berminat mengikuti program Karantina Tahfizh Al-Qur'an Nasional Hafal Quran Sebulan selama 35 hari ini.

Berapa Investasinya?

Rp. 7.000.000,-

Rp. 5.900.000,-

+ Biaya administrasi pendaftaran Rp. 100.000,- (*Sekali seumur hidup)

Apasaja Fasilitas yang Didapatkan?

Penginapan 35 Hari

Saat ini Karantina Tahfizh masih menyewa tempat baik di penginapan maupun hotel kondisional sesuai jumlah peserta.

Makan 3x Sehari

Yaitu makan pagi (07.00 - 08.00), makan siang (12.15 - 13.00), makan malam (17.00 - 18.00) serta Coffe Break (21.00 - 21.30).

Laundry 2 Hari Sekali

Laundry dilakukan 2 hari sekali dengan batasan akumulasi maksimum 20Kg dalam waktu sebulan penyelenggaraaan.

Paket Goodybag

Terdiri dari Al-Qur’an Yadain, Buku Mutaba’ah, Buku Oase Al-Qur’an, Buku Motivasi Hafal Qur’an Sebulan, Booknote & Alat Tulis.

Pembekalan Metode Yadain

Yaitu pembekalan metode menghafal di Pusat Karantina Tahfizh Al-Qur'an bersama dengan Foundernya yaitu Ust. Yadi Iryadi, Al-Hafizh, CH, CHt, CI, CNLP, LP.NLP

Pembekalan Standarisasi Tahsin

Yaitu pembekalan standarisasi tahsin tilawah untuk Karantina Tahfizh bersama Mudir Karantina Tahfizh Ust. Ma'mun Al-Qurthuby, S.Pd.I, Al-Hafizh

Pendampingan Tahfizh

Peserta akan mendapatkan pendampingan intensif oleh muhaffizh/ah di halaqoh dengan durasi efektif 10-12 jam/hari. Perbandingan halaqoh 1 Ust/Ustdh ±10 peserta.

Konsultasi Kesulitan Menghafal

Konsultasi dengan ahlinya jika mengalami kesulitan menghafal Al-Qur'an baik dengan muhaffizh/ah, bagian tahsin maupun langsung dengan founder.

Rihlah

Untuk peserta program Sebulan, ada rihlah / refreshing ke tempat wisata di pekan ke-3 (waktu kondisional).

Dokumentasi

Dokumentasi foto dan video yang akan diupload di website www.hafalquransebulan.com dan Youtube.

Wisuda & Seragam

Diakhir penyelenggaraan, semua peserta (khususnya program Sebulan) berapapun hafalan yang diperoleh akan diwisuda.

Sertifikat

Semua peserta berapapun hafalan yang diperoleh akan mendapatkan Syahadah / Sertifikat pencapaian hafalan.

Apakah Ada Jaminan Selesai 30 Juz?

Kemudahan menghafal Al-Qur’an sudah dijamin oleh Allah Subhanahu Wata’ala dan Allah tidak mungkin menyalahi janjinya, bahkan ditegaskan hingga 4x pada Al-Qur’an surah Al-Qamar ayat 17, 22, 32 dan 40. Maka untuk mendapatkan jaminan mampu mengkhatamkan hafalan 30 dalam waktu sebulan harus memenuhi ikhtiar persyaratan berikut ini:

1. Kualitas bacaan (tahsin / tajwid)
2. Faktor kesehatan fisik, psikologis dan spiritual
3. Disiplin 100% total sistem karantina
4. Metode Yadain, tadabbur terjemah pada Al-Qur’an Yadain

Karena tidak setiap peserta memenuhi 4 persyaratan di atas maka peserta akan dikelompokkan dengan target yang berbeda, diantaranya:

1. Kelas Tahsin
2. Kelas Tahsin Tahfizh
3. Kelas Khusus Tahfizh
4. Kelas Muraja’ah dan Ziyadah Tahfizh
5. Kelas Muraja’ah Mutqin

Berapa juz pun hafalan yang diperoleh selama karantina tahfizh merupakan anugerah dari Allah Subhanahu Wata’ala, tugas kita adalah memaksimalkan ikhtiar. Dan alhamdulillah telah banyak alumni berhasil menyelesaikan 30 juz dalam waktu sebulan maupun kurang dari sebulan, atas kehendak Allah.

BATAS PENDAFTARAN

Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional

Angkatan 48

Logo Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional Hafal Quran Sebulan

Jl. Baru Obyek Wisata Cibulan RT.17 RW.04, Maniskidul, Jalaksana, Kuningan Jawa Barat 45554

Google Map : bit.ly/lokasikarantina

YAYASAN KARANTINA TAHFIZH Al-QUR’AN NASIONAL (YKTN) 

Berdiri sejak 25 Juli 2014
Pembaharuan legalitas —SK Kementerian Hukum dan HAM RI
No. SK. AHU-0017065.AH.01.04 Tahun 2016

DR. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA, Al-Hafizh Prof. DR. KH. Didin Hafiduddin, M.Sc Ust. Ma’mun Al-Qurthuby, S.Pd.I, Al-HafizhUst. Yadi Iryadi AlHafizh

Penasehat Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional : DR. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA, Al-Hafizh
—Ulama Rujukan Nasional dan Internasional di bidang Qira’ah & Tafsir, Pakar Ilmu Al-Qur’an & Menguasai Qiroah ‘Asyrah, Ketua Tim Revisi Terjemahan dan Tafsir Al-Quran Departemen Agama Republik Indonesia, Rektor IIQ Jakarta 2010-2014

Pengawas Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional : Prof. DR. KH. Didin Hafiduddin, M.Sc
—Rektor Universitas Ibnu Chaldun Bogor, Mantan Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia  2004 – 2015  (2 periode), Guru Besar Ilmu Agama Islam Institut Pertanian Bogor s.d. sekarang serta Anggota Dewan Syariah Nasional (DSN) & Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Pembina & Mudir Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional : Ust. Ma’mun Al-Qurthuby, S.Pd.I, Al-Hafizh
—Peraih Anugerah DaQu (Darul Qur’an) Award 2017 Kategori Tokoh Inovatif di Bidang Tahfizh Al-Qur’an

Pembina Yayasan  Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional : Ust. Yadi Iryadi, Al-Hafizh, CH, CHt, CI, CNLP, LP.NLP
—Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an, Licensed Practitioner NLP (Neuro Linguistic  Programming) & Master Coach Hypno Tahfizh

Ketua Yayasan : Ust. Ridwani, S.Th.I, Al-Hafizh
Sekretaris Yayasan : Ust. Heri Kiswanto, S.Kom
Bendahara Yayasan : Usth. Yana Marliana

-NB

Ada. Program Sebulan (35 hari) adalah program unggulan Karantina Tahfizh. Jika Anda memiliki waktu luang yang cukup, sebaiknya mengikuti program Sebulan ini agar pencapaian hafalan lebih maksimal. Namun, jika waktu yang kita miliki terbatas, Anda bisa memilih program berikut : 

Biaya administrasi pendaftaran @ program Rp 100.000,- (Bayar sekali seumur hidup)

  1. Program Karantina Tahsin Sabtu Ahad Tuntas (Rp. 650.000,-) 
  2. Program Karantina Tahfizh Sabtu Ahad terget 1 Juz (Rp. 650.000,-
  3. Program Karantina Tahfizh 1 Pekan target 5 Juz (Rp. 2.500.000,-)
  4. Program Karantina Tahfizh 2 Pekan target 10 Juz (Rp. 3.500.000,-)
  5. Program Karantina Tahfizh 3 Pekan target 15 Juz (Rp. 4.500.000,-)
  6. Program Karantina Tahfizh Sebulan / 35 hari target 30 Juz (Rp. 5.900.000,-)
  7. Program Karantina Mutqin 3 bulan (Rp. 15.000.000,- ) *khusus peserta yang telah memiliki hafalan 20 juz
  1. Mengisi formulir online di website www.hafalquransebulan.com/pendaftaran.
  2. Transfer biaya pendaftaran Rp. 100.000,- ke Bank Syariah Mandiri (BSM) 79999 54547 a.n. Yayasan Karantina Tahfizh Nasional.
  3. Konfirmasi pendaftaran via WA ke 081312700100 dengan melampirkan bukti transfer.
  4. Tes bacaan & kemampuan Mmenghafal Al-Qur’an via telpon / langsung di kantor Karantina Tahfizh.
  5. Tunggu pengarahan dari hasil tes. 
  1. Muslim atau muslimah
  2. Bertekad menghafal Al-Qur’an 30 Juz karena Allah SWT
  3. Usia tidak dibatasi
  4. Sehat Jasmani dan Rohani
  5. Mampu membaca Al-Qur’an dengan baik (sesuai tajwid)
  6. Siap mengikuti tata tertib karantina tahfizh
  7. Khusus Program 3 Bulan Mutqin prioritas untuk alumni Karantina Tahfizh atau peserta lain yang sudah setoran hafalan minimal 20 Juz (ditunjukkan dengan surat keterangan dari lembaga tempat menghafal)
  1. Fotocopy Identitas (KTP/SIM/Kartu Pelajar/Akta Kelahiran/KK*) *pilih salah satu
  2. Surat Keterangan Sehat
    Pas Foto 3 x 4 dua lembar
  3. Materai 6000 satu lembar
  4. Bukti Transfer pendaftaran dan pembayaran akomodasi (jika via transfer)

Bagi Anda yang sudah lolos tes seleksi, sambil menunggu keberangkatan disarankan untuk Tilawah (membaca Al-Qur’an) minimal sehari 2 juz. InsyaaAllah akan sangat membantu dan memudahkan proses menghafal nantinya di Karantina Tahfizh.

Gallery Foto

Karantina Tahfizh Al-Qur'an Nasional

Diantara tokoh serta ulama nasional yang pernah mewisuda peserta Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional diantaranya : KH. Abdullah Gymnastiar, KH. Yusuf Mansur, Buya Yahya, Prof. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc, Ust. Subki Al-Bughury, Ust. Derry Sulaiman, KH. Labib Sodiq dan lain-lain. Pernah mengikuti Karantina Tahfizh pula putra sulung Ust. Arifin Ilham yaitu Alvin Faiz, menantu Aa Gym Ust. Maulana Yusuf  serta Putri Aa Gym Ghaitsa Zahira Shofa.

0


Lembaga Telah Menjadi Mitra YKTN

YKTN sebagai Pusat Karantina Tahfizh Al-Qur’an membuka kerjasama dengan berbagai Yayasan dan Lembaga Pendidikan se-Indonesia, demi visi bersama “Terwujudnya setiap keluarga Muslim Satu Hafizh Hafizhah Indonesia 2030”. Alhamdulillah saat ini YKTN telah melakukan TOT di 91 lembaga untuk kemudian disebut mitra sehingga dapat menyelenggarakan program serupa.